“Pertemuan Asistensi Kelompok Usaha”

1
(foto Moh) " Pertemuan Asistensi Kelompok Usaha"

(foto Moh) ” Pertemuan Asistensi Kelompok Usaha”

Samanta NTB- sebagai rangkaian tindak lanjut kegiatan  melalui Program  “Kemakmuran Hijau” yang dilaksanakan oleh Samanta berkerja sama dengan Kemitraan dan didukung oleh MCA-I,  Pada hari senin dan Selasa tanggal 8 – 9 Mei  2017 yang lalu telah dilakukan kegiatan pertemuan asistensi kelompok usaha  di 2 tempat diantarana, Dusun Pemotoh Barat Desa Aik berik dan Dusun Lantan Daye Desa Lantan  Batu Kliang Utara Lombok Tengah.

Raut wajah para peserta antusias dan bersemangat dalam menghadiri pertemuan.  Dalam pertemuan ini tidak hanya sekedar duduk-duduk namun peserta juga ikut memberikan  pendapat didalam melakukan menyusun rencana kegiatan kelompok, namun juga para peserta diberikan pemahaman tentang Anggaran Dasar Rumah Tangga dan Standar Oprerasional (SOP). Disamping itu pemahaman akan pentingnya kerjasama, ketelitian, kekompakan dan keseriusan kelompok persiapan yang matang juga menjadi poin penting yang disampaikan pelatih pada kegiatan ini.

Dalam pertemuan tersebut terdapat 3 macam materi yang dibahas bersama-bersama antara lain (1) Pemantapan kelompok, (2) pembuatan Standar Oprerasional (SOP) dan Rencana Kerja Kelompok (RKK), dan (3) pinalisasi AD/ART kelompok. Pertemuan ini didampingi oleh Bapak Herman (selaku pendamping lapangan) dari SAMANTA.

Sasaran utama kegiatan ini adalah perempuan  dan anggota kelompok  tani yang berada di dua lokasi HKm yaitu Dusun Pemotoh Barat, Dusun Lantan Daye dan tim Samanta. Dalam pelaksanaannya jumlah peserta yang hadir di Dusun Pemotoh sebanyak 17 orang terdiri dari 3 laki-laki dan 15 perempuan. Sedangkan peserta yang hadir pada hari kedua di Dusun Lantan Daye  sebanyak 19 orang terdiri dari 1 laki-laki dan 18  perempuan.

Pelatihan yang difasilitasi oleh Samanta ini diharapakan dapat menjadi langkah awal masyarakat untuk mengembangkan perekonomian masyarakat. Di masa yang akan datang, masyarakat bisa menjadi pengusaha olahan makanan yang sukses. Sehingga dapat menaikkan taraf hidup masyarakat terutama para perempuan tani dan buruh tani di lokasi program MCA-I.

Menurut Ibu Hamdani (Ketua Kelompok SULI ASLI), “Nama baik dalam berkelompok tidak bisa dihargai dengan uang, jadi kita semua harus saling memperingati,kerjasama dan menjaga tali silaturahmi.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *