Proses Pembuatan Kripek Bersama Anggota Kelompok Usaha “TiTiaN RiNjAnI”

20170320_144731

(Foto/Muh/2017) Kelompok Usaha “Titian Rinjani”

Pada Hari Selasa, 21 Maret 2017_ Antusias ibu-ibu  Desa Lantan Batu Kliang Utara Lombok Tengah  Dalam Proses Pembuatan Kripek Pisang.

Sebagai rangkaian dari program “Kemakmuran Hijau” yang dilaksanakan oleh Samanta berkerja sama dengan Kemitraan dan didukung oleh MCA-I, sebagai salah satu rangakaina Kegiatan Samanta adalah pembentukan Kelompok Wanita Trampil (KWT) salah satu kelompok ibu-ibu yang diberi nama “TITIAN RINJANI”, tujuan utama dibentuk kelompok ini sebagai wadah tempat ibu-ibu menyalurkan bakat dan tempat saling berbagi ilmu yang mana sebagian ibu-ibu yang sebelumnya tidak punya kegiatan kesehariannya menjadi ada setelah dibentuknya kelompok Titian Rinjani ini kata (Ibu Miwarni) selaku ketua kelompok.

Menurut Ketua kelompok ada beberapa macam  jenis kegiatan yang dilakuakan Kelompok Titian Rinjani yaitu diantaranya, 1. Membuat kripek pisang. 2. Membuat kripek Talas 3. Membuat pisang sale. Dari tiga jenis usaha ini Merupakan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan kemungkinan lebih dari 3 jenis usaha yang akan berkembang sejalan dengan waktu.

Kelompok Usaha Titian Rinjani ini dibentuk pada bulan Februari 2017 atas inisiatif para ibu-ibu beserta di dukung oleh LSM SAMANTA dan  baru berjalan kurang lebih 2 bulan dimana jumlah anggotanya sebanyak 16 orang termasuk ketua. Alhamdulillah Kelompok Titian Rinjani ini walaupun baru beberapa bulan dibentuk namun dari semanget para ibu-ibu ini sudah bisa memproduksi satu jenis produk yaitu Kripek Pisang .

Menurut salah satu anggota kelompok dan masyarakat setempat  sanget bersyukur dan berterima kasih kepada  LSM SAMANTA  yang sudah membantu kami hususnya masyarakat desa lantan  bisa dibantu dalam proses pembentukan Kelompok Usaha  Titian Rinajani ini.  Karena beberapa puluahan tahun  kalau saya secara pribadi  sangat menyayangkan semua hasil kebun di lahan HKm di Desa Lantan ini banyak di jual dalam bentuk mentah dan tidak pernah sampe dikelola  sampe menjadi barang yang siap di jual keluar desa, memang sebagian masyarakat ada yang sudah membuat kripek pisang tapi itu  sekedar cukup untuk dikonsumsi di tingkat keluarga.

Dengan dibentuknya Kelompok Usaha  Wanita Trampil (KWT)  “TITIAN RINJANI” ini  menurut Bapak H. Harun Zain selaku (Kepala Desa Lantan ) sanget mendorong  degan terbentuk nya Kelompok Usaha Titian Rinjani ini, nanti apa yang masih kurang lengkap saya selaku Bapak Kepala Desa Lantan akan berjuang bersama-sama untuk memanjukan kelompok ini.

Kegiatan selanjutnya kedepannya menurut  Herman atau biasa di panggil Bapak Ecang selaku (Pendamping Lapangan) Kelompok ini masih banyak kekurangan dan kita akan berusaha bersama untuk saling melengkapi seperti contohnya “ Kelompok ini belum punya Proses Pengurusan P-IRT (Ijin Industri Pangan) dari  Dinas Kesehatan dan itu SAMANTA akan bantu. (muhizam-samanta)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *