Pelatihan Kopi Sambung Di Lombok Tengah

"Peserta Melihat Langsung Pengupasan Kulit Batang Induk Yang Akan di sambung"
"Peserta Melihat Langsung Pengupasan Kulit Batang Induk Yang Akan di sambung"

“Peserta Melihat Langsung Pengupasan Kulit Batang Induk Yang Akan di sambung”

SAMANTA_ Pada tahun 2007 , kemntrian kehutanan mengeluarkan SK Penetapan Area kerja HKM seluas 1,800,09 ha , meliputi desa Aik Berik, Lantan, Karang Sidemen dan Seteling. Ke empat lokasi HKm tersebut berada di hutan lindung. Pada tahun 2009, Bupati Lombok Tengah memberikan Ijin Usaha Pemanfaatan HKm (IUPHKm) kepada Koperasi Serba Mele Maju desa Lantan seluas 337,33 Ha dengan jumlah anggota 599 orang petani. Sedangkan IUPHKm desa Aik Berik diberikan pada tahun 2010 kepada Kelompok Rimba Lestari seluas 480 ha dengan anggota 1,261 orang petani.

Sebagai rangkaian dari program “Kemakmuran Hijau” yang dilaksanakan oleh Samanta berkerja sama dengan Kemitraan dan didukung oleh MCA-I, Petani  HKm desa Aik Berik dan Lantan  mendaptkan pelatihan Kopi sambung. Dalam  pelatihan tersebut peserta diberikan materi tentang bagaimana menyambung kopi Lokal dengan  kopi unggul di lahan hutan dengan menggunakan sisitem kopi sambung, tetapi peserta juga diberikan pengetahuan dan keterampilan bagaimana caranya melakukan pemanfatan terhadap pohon kopi local  yang tidak produktif, yaitu dengan diberikan keterampilan bagaimana teknik melakukan kopi sambung untuk meningkatkan produktifitas tanaman kopi.(27/3/2017)

Kopi merupakan salah satu produk HHBK di areal HKm desa Aik Berik dan Lantan. Namun, tidak sedikit tanaman kopi petani tidak produktif. Mereka menanam di area HKm maupun di tanah milik. Sebagaian petani memilih untuk menebang tanaman kopi karena alasan tidak produktif “Kata Pak H. Hamdani sebagai ketua kelompok”. Mereka tidak mengetahui ada tehnik untuk meningkatkan produktifitas tanaman kopi, selain melakukan peremajaan kopi. Peremajaan kopi tentunya membutuhkan waktu cukup lama untuk menjadi sumber pendapatan anggota HKm.

Salah satu cara petani HKm Desa Aik Berik untuk meningkatkan produktifitas tanaman kopinya adalah tehnik kopi sambung. Tehnik kopi sambung dapat meningkatkan produksi biji kopi hingga tiga kali lipat dari kondisi awal. Tehnik kopi sambung juga dapat dipanen satu tahun sejak penyambungan dan akan berproduksi setidaknya selama 5 tahun sebelum dilakukan penyambungan kembali. Tehnik kopi sambung dapat dilakukan untuk tanaman kopi yang sudah berbatang besar dan tidak produktif dengan syarat kondisi cambium kayu kopi masih baik.

P_20170222_113741

H. Pauzi ” Memperlihatkan Hasil Sambungan Kopi Sambung”

“Wah pelatihan kopi sambung seperti ini akan memberi kontribusi pada outcome “Meningkatnya asset ekonomi masyarakat di lokasi-lokasi proyek” dan keluaran “Meningkatnya kapasitas masyarakat dalam mengelola usaha pertanian yang berkelanjutan”. Kata pak Haji Pauzi salah satu peserta dari kelompok Rimba Lestari dengan antosiasnya sambil memperlihatkan hasil sambungan kopi sambung .

Setelah mencoba dengan melakukan praktek, peserta mempunyai kesan yang positif dan merasa bahwa tehnik kopi sambung ini sangat baik dan cocok untuk diterapkan di Kawasan HKm dengan kondisi lahan yang cukup bagus dan subur. Di akhir pelatihan peserta di bagikan bibit kopi sebagai rencana tindak lanjut yang nantinya rencananya bibit kopi yang dibagiakan dan disambungkan dilahan masing-masing kelompok .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *